REFORMASI

reform.jpg (18634 bytes)

Setelah sekian lama menjadi lintah yang menyedot darah rakyat tak berdaya, akhirnya Soeharto -Presiden Republik Indonesia ke 2- pada tanggal 21 Mei 1998 turun dari jabatan presiden dan mengakui bahwa rakyat sudah tidak lagi mempercayainya.

Ketidakmampuannya membedakan urusan bangsa dengan keluarga, kecurangannya menggunakan wewenang kepala negara dan kepala pemerintah untuk kepentingan keluarga, serta konsep kolusi korupsi dan nepotisme (KKN) yang menguntungkan pihak-pihak yang dekat dengannya telah membawa rakyat hilang kesabarannya.

Awal 1998, di Indonesia bermunculan demonstrasi yang dipelopori mahasiswa. Mereka menuntut adanya reformasi disegala kebrobrokan pemerintah. Sistem hukum di Indonesia yang masih kayak bunglon, dunia birokrasi yang banyak acara menjilat-jilat atasan, kesenjangan sosial-ekonomi yang makin tajam, dll. 

Mei,